Intisarinews.co.id – UPT Puskesmas Labuhan Ratu terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah meluncurkan inovasi PASAR JUMAT (Pelatihan Sehari Menuju Senyum Hangat), sebuah program yang bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi terapeutik petugas kesehatan guna menciptakan pelayanan yang lebih ramah, profesional, dan berorientasi pada kepuasan pasien.
Sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, Puskesmas memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat,selain didukung sarana dan prasarana yang memadai, kualitas pelayanan juga sangat ditentukan oleh kemampuan petugas kesehatan dalam berkomunikasi dengan pasien.
Komunikasi terapeutik merupakan salah satu keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh tenaga kesehatan, khususnya perawat,melalui komunikasi yang baik, petugas kesehatan dapat membangun hubungan saling percaya dengan pasien, memberikan rasa nyaman selama proses pelayanan, serta meningkatkan efektivitas tindakan dan asuhan kesehatan yang diberikan.
Namun demikian, berdasarkan hasil evaluasi pelayanan di Puskesmas Labuhan Ratu, masih ditemukan beberapa keluhan masyarakat terkait pelayanan yang diterima,keluhan tersebut disampaikan melalui kotak saran maupun media komunikasi lainnya, yang menunjukkan bahwa penerapan komunikasi terapeutik sesuai standar operasional prosedur (SOP) belum sepenuhnya optimal di seluruh unit pelayanan.
Melihat kondisi tersebut, Puskesmas Labuhan Ratu menghadirkan inovasi PASAR JUMAT sebagai wadah pelatihan intensif bagi petugas kesehatan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi terapeutik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala UPT Puskesmas Labuhan Ratu, Ns. Sumiyati, S.Kep, mengatakan bahwa inovasi ini merupakan bentuk komitmen puskesmas dalam membangun budaya pelayanan yang humanis dan berfokus pada kebutuhan pasien.
“Pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kompetensi klinis petugas, tetapi juga bagaimana petugas mampu berkomunikasi dengan baik kepada pasien,melalui PASAR JUMAT, kami ingin membentuk petugas kesehatan yang lebih ramah, empatik, dan mampu memberikan pelayanan yang membuat masyarakat merasa nyaman serta dihargai,” ujar Sumiyati.
Program PASAR JUMAT dilaksanakan melalui pelatihan komunikasi terapeutik yang melibatkan seluruh petugas pelayanan kesehatan, mulai dari petugas penerimaan, pendaftaran, perawat, bidan, hingga tenaga kesehatan lainnya,dalam pelatihan tersebut, peserta diberikan materi mengenai teknik komunikasi efektif, pelayanan prima, etika pelayanan kesehatan, hingga simulasi interaksi langsung dengan pasien.
Menurut Sumiyati, pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan petugas, tetapi juga mendorong perubahan perilaku dalam memberikan pelayanan sehari-hari.
“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini, setiap petugas mampu menerapkan komunikasi terapeutik secara konsisten dalam setiap pelayanan,senyum, sapaan yang hangat, sikap empati, dan kemampuan mendengarkan pasien merupakan bagian penting yang dapat meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan,” jelasnya.
Selain meningkatkan kualitas interaksi antara petugas dan pasien, inovasi PASAR JUMAT juga diharapkan mampu memperkuat citra Puskesmas Labuhan Ratu sebagai fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan profesional, ramah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui evaluasi berkala dan pembinaan berkelanjutan, Puskesmas Labuhan Ratu optimistis inovasi PASAR JUMAT dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan serta kepuasan pasien di wilayah kerjanya.
“Kami ingin setiap masyarakat yang datang ke Puskesmas Labuhan Ratu mendapatkan pengalaman pelayanan yang baik, merasa dihargai, dan pulang dengan rasa puas. Karena pelayanan yang ramah dan penuh empati merupakan bagian penting dari proses penyembuhan itu sendiri,” tutup Sumiyati. (JML)
![]()
